Selasa, 30-06-2026
  • Terimakasih telah mengunjungi Website kami -------------- Informasi SPMB kini tersedia di website ini --------------- Kunjungi Galeri untuk melihat kegiatan siswa --------------- Buka prestasi untuk melihat siswa-siswi berprestasiTerimakasih telah mengunjungi Website kami -------------- Informasi SPMB kini tersedia di website ini --------------- Kunjungi Galeri untuk melihat kegiatan siswa --------------- Buka prestasi untuk melihat siswa-siswi berprestasiTerimakasih telah mengunjungi Website kami -------------- Informasi SPMB kini tersedia di website ini --------------- Kunjungi Galeri untuk melihat kegiatan siswa --------------- Buka prestasi untuk melihat siswa-siswi berprestasi
  • Terimakasih telah mengunjungi Website kami -------------- Informasi SPMB kini tersedia di website ini --------------- Kunjungi Galeri untuk melihat kegiatan siswa --------------- Buka prestasi untuk melihat siswa-siswi berprestasiTerimakasih telah mengunjungi Website kami -------------- Informasi SPMB kini tersedia di website ini --------------- Kunjungi Galeri untuk melihat kegiatan siswa --------------- Buka prestasi untuk melihat siswa-siswi berprestasiTerimakasih telah mengunjungi Website kami -------------- Informasi SPMB kini tersedia di website ini --------------- Kunjungi Galeri untuk melihat kegiatan siswa --------------- Buka prestasi untuk melihat siswa-siswi berprestasi

Efektivitas Edukasi DAGUSIBU Obat Maag Melalui Media Leaflet Terhadap Pengetahuan Masyarakat Kecamatan Tapin Utara

Diterbitkan : - Kategori : Uncategorized

Metode Penelitian

Penelitian ini menggunakan desain penelitian kuasi-eksperimen dengan pendekatan pre-test dan post-test untuk mengevaluasi efektivitas edukasi DAGUSIBU (Dapatkan, Gunakan, Simpan, dan Buang) obat maag melalui media leaflet terhadap pengetahuan masyarakat Kecamatan Tapin Utara. Sampel penelitian terdiri dari 100 responden yang dipilih secara acak.

Data dikumpulkan melalui kuesioner yang diberikan sebelum dan sesudah intervensi edukasi. Edukasi dilakukan dengan membagikan leaflet yang berisi informasi mengenai pengelolaan obat maag sesuai dengan prinsip DAGUSIBU. Data yang terkumpul dianalisis menggunakan uji statistik untuk melihat perbedaan pengetahuan sebelum dan sesudah intervensi.

Hasil Penelitian

Hasil penelitian menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pengetahuan masyarakat mengenai pengelolaan obat maag setelah diberikan edukasi melalui media leaflet. Skor rata-rata pengetahuan meningkat dari 60% sebelum intervensi menjadi 85% setelah intervensi. Ini menunjukkan bahwa media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat.

Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa responden merasa lebih percaya diri dalam mengelola obat maag setelah menerima edukasi. Mayoritas responden menyatakan bahwa informasi yang disajikan dalam leaflet mudah dipahami dan bermanfaat untuk diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

Diskusi

Temuan ini menunjukkan bahwa media leaflet dapat menjadi alat yang efektif untuk edukasi kesehatan, khususnya dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan obat. Leaflet sebagai media edukasi memiliki keuntungan karena mudah didistribusikan, biaya rendah, dan dapat diakses oleh berbagai kalangan masyarakat.

Namun, penting untuk memperhatikan desain dan konten leaflet agar mudah dipahami oleh semua lapisan masyarakat. Penggunaan bahasa yang sederhana dan gambar yang jelas dapat membantu meningkatkan efektivitas penyampaian informasi. Selain itu, perlu adanya evaluasi berkelanjutan untuk memastikan bahwa edukasi yang diberikan memiliki dampak yang bertahan lama.

Implikasi Farmasi

Dalam bidang farmasi, hasil penelitian ini menegaskan pentingnya edukasi pasien dalam pengelolaan obat. Apoteker dapat memanfaatkan media leaflet sebagai salah satu alat untuk memberikan edukasi kepada pasien tentang penggunaan obat yang tepat. Dengan demikian, pasien dapat lebih memahami cara yang benar untuk mengelola obat mereka, yang pada akhirnya dapat meningkatkan kepatuhan pengobatan dan hasil kesehatan.

Selain itu, apoteker juga dapat berkolaborasi dengan tenaga kesehatan lainnya untuk mengembangkan materi edukasi yang informatif dan mudah dipahami oleh masyarakat. Edukasi yang efektif tidak hanya meningkatkan pengetahuan tetapi juga dapat mengurangi risiko kesalahan penggunaan obat dan efek samping yang tidak diinginkan.

Kesimpulan

Penelitian ini menyimpulkan bahwa edukasi DAGUSIBU obat maag melalui media leaflet efektif dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat Kecamatan Tapin Utara. Peningkatan pengetahuan yang signifikan menunjukkan bahwa leaflet dapat menjadi alat edukasi yang efektif dan efisien.

Namun, diperlukan upaya berkelanjutan untuk memastikan bahwa pengetahuan yang diperoleh masyarakat dapat diterapkan dalam jangka panjang. Evaluasi berkala dan pembaruan materi edukasi diperlukan untuk menjaga relevansi dan efektivitas informasi yang diberikan.

Rekomendasi

Berdasarkan hasil penelitian ini, direkomendasikan agar program edukasi menggunakan media leaflet diperluas ke wilayah lain untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pengelolaan obat. Desain leaflet harus dibuat semenarik mungkin dan mudah dipahami oleh berbagai lapisan masyarakat.

Selain itu, diperlukan kolaborasi antara apoteker, tenaga kesehatan, dan pemerintah daerah untuk mengembangkan program edukasi yang berkelanjutan. Evaluasi rutin terhadap efektivitas program edukasi juga penting untuk memastikan bahwa tujuan edukasi tercapai dan memberikan dampak positif bagi masyarakat.

https://instrumentasi.stmkg.ac.id/img/ https://instrumentasi.stmkg.ac.id/image/

0 Komentar

Beri Komentar

Balasan

Link Terkait

Categories

Archives