Pencak Silat Meraih Juara dalam KOSN Kabupaten Sleman

Sleman (SMP N 3 Godean) – Serangkaian kejuaraan olahraga digelar oleh Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Sleman pada bulan Juni 2021. Kegiatan ini merupakan kejuaraan rutin tahunan tingkat pelajar yang bertajuk Kompetisi Olahraga Siswa Nasional (KOSN) Sekolah Menengah Pertama (SMP) tingkat Kabupaten Sleman.

Tidak ketinggalan siswa SMP N 3 Godean ikut bertanding di berbagai cabang laga. Hal ini dibenarkan oleh Guru Olahraga Muhammad Rudy saat ditemui di ruang kerjanya. “Setiap tahun SMP N 3 Godean selalu ikut serta pada even bergengsi ini, sekolah sangat mendukung kegiatan ini” tutur Rudy.

KOSN tahun 2021, siswa SMP N 3 Godean berhasil meraih juara di cabang olahraga Karate dan Pencak Silat. Azkiya Zulfa Anindya pada Rabu (20/6/21) berhasil meraih peringkat 3 cabang olahraga Pencak Silat dengan nomor pertandingan Kata Perorangan Putri.

Pandemi masih berlangsung, pertandingan di gelar secara virtual. Dalam persiapannya Azkiya berlatih di bawah bimbingan guru olah raga SMP N 3 Godean. Selain latihan keras menghadapi KOSN ini, Azkiya juga berpretasi di bidang non akademik. Azkiya tidak meninggalkan kewajiban belajar akademiknya.

Penerimaan Peserta Didik Baru Tahun 2021/2021

Penerimaan Peserta Didik Baru SMP Negeri 3 Godean Tahun 2021 kembali dilaksanakan sesuai dengan petunjuk dari Dinas Pendidikan Sleman dengan penyesuaian terhadap upaya pencegahan penularan Covid-19.

A. PERSYARATAN

  1. Lulus SD/MI/Paket A/sederajat pada tahun pelajaran 2020/2021 atau dua tahun pelajaran sebelumnya dan belum terdaftar sebagai peserta didik SMP atau sederajat.
  2. Berusia paling tinggi 15 (lima belas) tahun pada tanggal 1 Juli 2021.
  3. Ketentuan usia sebagaimana dimaksud di atas dikecualikan bagi calon peserta didik penyandang disabilitas dan calon peserta didik dari keluarga ekonomi tidak mampu.
  4. Bagi calon peserta didik baru yang berasal dari sekolah di luar negeri mendapat surat keterangan penyetaraan dari Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia.
  5. Bagi calon peserta didik baru yang memilih jalur zonasi, Kartu Keluarga dterbitkan paling singkat 1 (satu) tahun sesuai data kependudukan dari Dinas Dukcapil

B. SISTEM PPDB

Sistem PPDB pada SMP Negeri menggunakan sistem PPDB online.

JALUR PENDAFTARAN PPDB DAN DAYA TAMPUNG SEKOLAH

Jalur Zonasi

Jalur zonasi, kuota paling sedikit 50% (97 siswa) dari daya tampung sekolah (192 siswa).

Jalur zonasi ditentukan berdasarkan domisili yaitu alamat tempat tinggal calon peserta didik baru yang sah atau yang tertera dalam Kartu Keluarga berdasarkan data Nomor Induk Kependudukan (NIK) dan telah terdaftar secara resmi di database kependudukan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Sleman paling akhir pada tanggal 1 Juli 2020.

Jalur zonasi terbagi menjadi 2 (tiga): Zonasi Radius, Zonasi Wilayah.

  • Zonasi Radius

Ketentuan Jalur Zonasi Radius

  1. Jalur Zonasi Radius diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berdomisili dan bertempat tinggal dalam radius 300 meter dari SMP Negeri 3 Godean.
  2. Radius ditentukan berdasarkan pengukuran jarak udara antara titik koordinat tempat tinggal sesuai domisili yang sah dan titik koordinat sekolah melalui aplikasi PPDB online.
  3. Titik koordinat SMP Negeri 3 Godean (koordinat Y/X : -7,78167/110,3168317)
  • Zonasi Wilayah

Ketentuan Jalur Zonasi Wilayah

  1. Jalur Zonasi Wilayah diperuntukkan bagi calon peserta didik baru yang berdomisili dalam wilayah administrasi Desa:  Kec. Gamping (Ambarketawang, Balecatur, Banyuraden, Nogotirto) Kec. Godean, (Sidoagung, Sidoarum, Sidokarto, Sidoluhur, Sidomoyo, Sidomulyo, Sidorejo) Kec. Moyudan (Sumberagung, Sumbersari) Kec. Seyegan (Margoluwih)
  2. Calon peserta didik yang tinggal di Panti Asuhan di wilayah Kab. Sleman dapat mendaftar di jalur zonasi wilayah dengan menggunakan panti asuhan dengan surat keterangan dari pengurus panti asuhan minimal  berdomisil satu tahun
  • Jalur Afirmasi

Ketentuan Jalur Afirmasi

  1. Jalur afirmasi dilaksanakan dengan kuota 15% (29) dari daya tampung sekolah (192 siswa) dan diperuntukkan bagi penduduk Sleman dari keluarga ekonomi tidak mampu  (12% atau 23 siswa) dan penyandang disabilitas (3% atau 6 siswa)
  2. Calon peserta didik dikategorikan sebagai penduduk Sleman berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Keluarga dengan tidak dibatasi waktu satu tahun.
  3. Penduduk Sleman dikategorikan sebagai keluarga ekonomi tidak mampu apabila terdaftar sebagai warga Miskin dalam database penanggulangan kemiskinan atau memiliki Kartu Keluarga Miskin (KKM) yang dikeluarkan Dinas Sosial Kabupaten Sleman berdasarkan Keputusan Bupati Sleman Tahun 2021.
  4. Pemegang Kartu Keluarga Rentan Miskin tidak termasuk dalam kuota jalur afirmasi.
  5. Dalam hal kuota jalur afirmasi tidak terpenuhi, maka sisa kuota dialihkan ke jalur zonasi wilayah.
  • Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua

Ketentuan Jalur Perpindahan Tugas Orang Tua/Wali

  1. Jalur perpindahan tugas orang tua/walPi dilaksanakan dengan kuota paling banyak 5% (9 siswa) dari daya tampung sekolah (192 siswa) dan diperuntukkan bagi penduduk luar Sleman dan pendaftar yang merupakan anak guru di sekolah tujuan.
  2. Calon peserta didik dapat mendaftar pada jalur perpindahan tugas orang tua/wali apabila mengikuti kepindahtugasan orang tua/wali yang dibuktikan dengan surat keputusan/penugasan mutasi dari instansi pemerintah, BUMN/BUMD, serta lembaga, kantor, atau perusahaan berbadan hukum.
  3. Jalur perpindahan tugas orang tua/wali dapat digunakan untuk calon peserta didik yang merupakan anak dari guru yang bertugas secara definitif di sekolah tujuan yang dibuktikan dengan surat keputusan dari pejabat pembina kepegawaian.
  4. Apabila terdapat sisa kuota dapat digunakan untuk calon peserta didik yang merupakan anak dari guru yang bertugas secara definitive di sekolah tujuan.
  5. Dalam hal kuota jalur perpindahan tugas orang tua/wali tidak terpenuhi, maka sisa kuota dialihkan ke jalur zonasi wilayah.
  • Jalur Prestasi

Ketentuan Jalur Prestasi

  1. Jalur prestasi dilaksanakan dengan kuota paling banyak 30% (57) dari daya tampung sekolah (192 siswa), dengan proporsi paling sedikit 25% (48 siswa) bagi penduduk Sleman dan paling banyak 5% (9 siswa) bagi penduduk luar Sleman.
  2. Calon peserta didik dikategorikan sebagai penduduk Sleman berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) yang tertera pada Kartu Keluarga Kabupaten Sleman dengan tidak dibatasi waktu satu tahun.
  3. Jalur prestasi diperuntukkan bagi calon peserta didik yang memiliki nilai minimal 245 berdasarkan:
  4. nilai gabungan, = (nilai ASPD x 60%)* + (rata-rata nilai hasil belajar  SD/MI x 240%)**

      keterangan:  * nilai ASPD x 60%

** rata-rata penjumlahan nilai USBN masing-masing SD/MI pendaftar dalam jangka waktu 4 (empat) tahun terakhir dibagi jumlah pelaksanaan USBN, kali 40% , atau penjumlahan nilai gabungan dan nilai prestasi akademik/non akademik.

5. Pendaftar jalur prestasi dapat mengajukan penambahan nilai prestasi akademik/non akademik sesuai ketentuan

6. Penambahan nilai prestasi ditentukan pada satu prestasi tertinggi.

7.Bukti prestasi diterbitkan paling lama tahun 2018.

8. Dalam hal kuota jalur prestasi tidak terpenuhi, maka sisa kuota dialihkan ke jalur zonasi wilayah

TATA CARA PENDAFTARAN PPDB

Calon Peserta Didik Baru,

  1. Mengakses situs PPDB online (sleman.siap.ppdb.com)
  2. Melakukan pengajuan akun dengan mengisi formulir online
  3. Mencetak bukti pengajuan akun.
  4. Mengumpulkan pengajuan akun dan berkas pendaftaran ke salah satu sekolah tujuan.
  5. Operator sekolah melakukan verifikasi berkas dan mencetak tanda aktifasi akun yang berisi username dan password.
  6. Pendaftar login ke laman sleman.siap.ppdb.com dan melakukan pendaftaran dengan menggunakan username dan password siswa.
  7. Pendaftar memilih jalur pendaftaran.
  8. Memilih sekolah tujuan maksimal 3 (tiga) sekolah kecuali jalur afirmasi disabilitas dan perpindahan orang tua/wali.
  9. Pendaftar mencetak tanda bukti pendaftaran.
  10. Pendaftar dapat melihat hasil selesksi sementara secara online (sleman.siap.ppdb.com).
  11. Pendaftar dapat melakukan perubahan urutan pilihan sekolah dan atau mengubah pilihan sekolah tujuan sebanyak satu kali.
  12. Pendaftar yang melakukan undur diri, tidak dapat mengajukan pendaftaran di semua jalur.
  13. Pendaftar yang sudah diterima di salah satu jalur PPDB tidak dapat melakukan pendaftaran di jalur lain.
  14. Pendaftar yang sudah diterima di jalur zonasi radius, jalur afirmasi, jalur prestasi, atau jalur perpindahan orang tua tetapi tidak melakukan daftar ulang pada jadwal yang sudah ditentukan maka dinyatakan gugur dan  tidak dapat mendaftar di jalur zonasi wilayah.
  15. Pendaftar yang tidak diterima di jalur radius, atau jalur afirmasi,  atau jalur prestasi dapat pindah jalur ke jalur zonasi wilayah dan memilih sekolah tujuan maksimal 3 (tiga) sekolah.

INFO LENGKAP SILAKAN AKSES: s.id/ppdb3g2021

SMP N 3 Godean Gelar Pelantikan Pramuka Tingkat Kecamatan

Pelantikan pembina pramuka sekecamatan Godean tanggal 3 Oktober 2020 bertempat di SMP Negeri 3 Godean. Pelantikan ini sebagai penguatan kebersamaan dan meningkatkan motivasi para pembina dalam mengemban tugas dan fungsi sebagai pembina di jajaran Pramuka Kecamatan Godean. Pelantikan ini di hadiri oleh Ketua Ranting Godean dan perwakilan dari 9 sekolah SMP sekecamatan Godean. Para pembina sebagai guru pramuka berbakti membentuk karakter generasi yang lebih berguna di masa yang akan datang agar lebih dan berkualiatas. Dalam pelantikan ini Ketua Ranting berharap para pembina untuk meningkatkan kemampuan dalam melatih, termasuk belajar di alam terbuka dan juga belajar cara membangun tenda praktis. Selain itu ia berharap agar dalam masa pandemi pramuka tetap dilaksanakan secara daring. Dalam pelaksanaannya, semua peserta wajib mematuhi protokol kesehatan, mencuci tangan, dan menjaga jarak.

Berprestasi di Tengah Pandemi Alfina Raih Jura Tiga FLS2N

Sleman – Alfina Atalya Nayla (13) berhasil meraih juara tiga gelar Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N) 2020. Pelajar kelas 8 SMP Negeri 3 Godean itu merupakan perwakilan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk kategori menyanyi solo. Alfina berhasil mengalahkan  puluhan peserta lain dari berbagai daerah saat perlombaan yang berlangsung secara daring pada 21-26 September.

Perjalanan putri pasangan Rully Irmawan dan Wuri Handayani itu tidaklah mudah. Dimulai dari perlombaana tingkat kabupaten, kemudian berlanjut menjadi yang terbaik di tingkat provinsi. Hal itu lantas menjadi tiket emas menuju perlombaan FLS2N tingkat nasional. Alfina terus mengasah kemampuan bernyanyinya dengan mengikuti les vokal dan berlatih setiap hari.

Diakui Alfina, ia sudah sedari kecil menggeluti dunia tarik suara. Berkat arahan dan dukungan dari kedua orangtuanya, bakat seni yang ia miliki semakin hari semakin terasah. “Alhamdulillah, sudah beberapa kali memenangkan kejuaraan menyanyi. Seperti juara 1 FLS2N tingkat provinsi tahun 2018, juara 4 FLS2N tingkat nasional tahun 2018, dan juara 1 FLS2N tingkat provinsi  tahun 2020,” ungkap Alfina. “Saya berharap kedepannya dapat lebih sukses dalam lomba menyanyi, khusunya FLS2N tahun depan. Oleh karena itu, saya harus tetap berjuang dan berlatih untuk meningkatkan kemampuan menyanyi saya,” imbuh Alfina.

Wayang Masuk Sekolah

Kegemaran menyaksikan pentas wayang kini kian memudar. Padahal wayang merupakan mahakarya serta warisan budaya Indonesia yang harus dijaga kelestariannya. Melihat kondisi tersebut, Dinas Kebudayaan Kabupaten Sleman menyelenggarakan acara Wayang Masuk Sekolah. Program tersebut dilaksanakan dengan tujuan penanaman nilai budaya untuk anak-anak sekolah. Selain itu, wayang sebagai media komunikasi, ada tutur luhur, sehingga dapat menanamkan karakter kepada siswa melalui wayang. Banyak petuah dan ajaran dalam cerita wayang yang layak dikembangkan, sehingga melahirkan generasi yang berkarakter. Program Wayang Masuk Sekolah ini digelar di SMP Negeri 3 Godean, pada Hari Sabtu, 29 Agustus 2020. Dengan memperhatikan protokol kesehatan. Kegiatan tersebut dibagi menjadi dua sesi. Sesi pertama, siswa SMP N 3 Godean dengan perwakilan hanya 15 siswa. Dengan dalang Ki Rifqi Adi Wijaya dengan Lakon Begawan Ciptoning. Disesi kedua, dihadiri oleh siswa-siswa SD dengan dalang Ki Prasetyo Banar Wicaksono.  Anak-anak sangat antusias dengan kegiatan tersebut dan mereka berani tampil menjawab pertanyaan mengenai wayang. Sehingga Program wayang masuk sekolah ini diharapkan dapat menumbuhkan kecintaan anak terhadap warisan leluhur.

SMP Negeri 3 Godean Gelar Workshop Pengembangan Kurikulum Tahun Ajaran 2020/2021

Sleman – Guna mendukung kesuksesan kegiatan pendidikan dan pembelajaran, SMP Negeri 3 Godean menggelar workshop pengembangan kurikulum pada hari Rabu (26/08/2020). Workshop pengembangan kurikulum menjadi agenda esensial setiap tahunnya. Kegiatan berlangsung di ruang serba guna dengan tetap menjalankan protokol kesehatan. Workshop dihadiri oleh pengawas SMP Dinas Pendidikan Kabupaten Sleman, komite sekolah, wali siswa, guru, karyawan dan siswa yang diwakili oleh pengurus OSIS.

Fokus kegiatan ini adalah pembinaan dan pengarahan tentang dasar-dasar penyusunan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) oleh pengawas SMP kabupaten Sleman. Setelah melewati berbagai proses dengan melibatkan sejumlah pihak, akhirnya dihasilkan sebuah file KTSP SMP Negeri 3 Godean, baik hardcopy maupun softcopy yang telah disahkan oleh pihak berwenang . Selanjutnya KTSP tersebut akan dijadikan pedoman utama penyelenggaraan pendidikan dan pembelajaran di SMP Negeri 3 Godean.

VIRTUAL CEREMONY DI TENGAH PANDEMI

Euforia kemerdekaan tahun 2020 ini akan terasa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Wajar saja, biasanya warga +62 kerap disibukkan dengan segudang aktifitas perlombaan 17san, mulai dari yang tradisional hingga modern.

Selain lomba 17san tentu saja ada agenda kenegaraan yaitu upacara bendera dalam rangka memperingati hari kemerdekaan Republik Indonesia ke 75 mulai dari tingkat pusat sampai tingkat daerah. Pertanyaannya, apakah tahun ini ada upacar bendera dan bagaimana bentuk upacara tersebut ?

Sesuai Surat Edaran Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta Nomor: 003/12498 yang berisi menindaklanjuti Surat Edaran Nomor : 003/10309 tertanggal 9 Juli 2020 perihal Pedoman Peringatan Hari Ulang Tahuun (HUT) ke-75 Kemerdekaan Republik Indonesia Tahun 2020 diseluruh ASN termasuk Satuan Pendidikan yang ada di Daerah Istimewa Yogyakarta diminta untuk mengikuti Upacara Bendera secara virtual dari rumah. Oleh karena itu Kepala SMP Negeri 3 Godean, Bapak  Catur Haryadi, M. Pd pada hari Senin, 17 Agustus 2020 menginstruksikan agar seluruh siswa dan Bapak/Ibu guru karyawan mengikuti upacara bendera secara virtual dari rumah dan diminta mengunggah fotonya ke google formulir yang sudah disediakan oleh sekolah. Tentu saja sebagai warga negara yang baik dan genersi emas Indonesia akan selalu mentaati dan melaksanakan upacara bendera secara virtual.

PK UNY DI SMP N 3 GODEAN

Praktek Kependidikan (PK) merupakan perluasan dari Praktik Lapangan Persekolahan (PLP) yang dilakukan mahasiswa program sarjana pendidikan untuk mempelajari dan mempraktikkan keterampilan mengajar dalam bentuk kegiatan mengajar terbimbung dan praktik presekolahan di satuan pendidikan formal, nonformal, maupun informal. Mahasiswa PK di SMP Negeri 3 Godean berjumlah 7 orang yang terdiri dari mahasiswa program studi Pendidikan IPS, Pendidikan Matematika, Pendidikan PJKR, dan Pendidikan Seni Tari. Praktik ini dimulai sejak diserahkan oleh pihak Universitas Negeri Yogyakarta pada Kamis, 16 Juli 2020 yang dilakukan secara daring hingga berakhir pada Desember 2020. Praktek Kependidikan pada masa pandemi Covid-19 memberikan tantangan dan metode baru menyesuaikan protokol kesehatan sehingga pelaksanaan mengajar terbimbing dilakukan secara daring dengan Belajar Dari Runah melalui Pembelajaran Jarak Jauh Daring dan Luring. Implementasi tri dharma perguruan tinggi menjadi landasan bagi mahasiswa PK sehingga mampu melakukan transformasi proses pendidikan dan pembangunan masyarakat.

PK dimaksudkan untuk membangun jati diri dari pendidik dan memantapkan kompetensi kependidikan dan bidang studi disertai kemampuan berpikir kritis dan kemampuan berpikir tingkat tinggi. Adapun tujuan khusus sebagai berikut:

  1. Mengenal tugas akademik maupun administrasi pendidik dalam pembelajaran dan nonpembelajaran.
  2. Memberikan pengalaman menyusun perangkat pembelajaran berdasarkan analisis kurikulum dan perkembangan peserta didik.
  3. Memberikan pengalaman langsung dalam pelaksanaan kegiatan pembelajaran secara terbimbing.
  4. Memberikan pengalaman nyata dalam pengembangan potensi peserta didik melalui ektrakurikuler.
  5. Memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal, mempelajari, dan menghayati permasalahan sekolah yang terkait dengan proses pembelajaran.

Ngudhar Kawruh Tembang

Dinas Pendidikan dan Olahraga (Dikpora) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) bekerjasama dengan TVRI menyelenggaraan Ngudhar Kawruh Tembang jenjang SMP se-Yogyakarta. Kegiatan ini diikuti beberapa SMP di DIY salah satunya SMP Negeri 3 Godean. Siaran Ngudhar Kawruh Tembang ditayangkan pada Selasa 4 Agustus 2020 pukul 16.30 di TVRI Yogyakarta. Peserta Ngudhar Kawruh Tembang dari SMP Negeri 3 Godean diikuti oleh Widari, Nayla Nasywa, Najwa, Ernita dari kelas 9A dan Alifah Nurul dari kelas 9F, dibawah bimbingan Alm. Ibu Rr Sri Setyo Harjani, S.Pd, Ibu Sri Utami, S.Pd, dan Dra Elyzabeth Lisnartun. Ditampilkan juga Tari Soul sebagai selingan oleh Ferisha, Rina, Intan dan Tamira dibawah bimbingan Belinda Ayu Dianawati mahasiswa PK UNY.

Penyembelihan Hewan Qurban 1441 H

Penyembelihan hewan qurban SMP Negeri 3 Godean dilaksanakan pada hari Senin, 3 Agustus 2020. Acara ini diikuti dan disaksikan oleh guru serta staf SMP Negeri 3 Godean dibantu pengurus inti OSIS. Sehubungan kegiatan tersebut masih dalam masa pandemi covid 19 maka kegiatan tetap melaksanakan protokol kesehatan. Hasil daging penyembelihan hewan qurban didistribusikan kepada masyarakat sekitar sekolah dan siswa kurang mampu SMP Negeri 3 Godean,